74
0

Terbukti efektif! Ini adalah 7 metode paling efektif untuk cara hamil cepat setelah berhenti KB

74
0
cara hamil cepat setelah berhenti KB

Tips hamil dengan cepat setelah menghentikan kontrasepsi

Banyak wanita mengeluh setelah keluar dari KB, sulit untuk hamil lagi. Keluhan ini sering terjadi pada wanita yang sudah lama menggunakan kontrasepsi hormonal, seperti suntik dan pil.

Meski banyak orang percaya demikian, tidak bisa hamil dengan cepat bukan berarti Mama mandul akibat KB.

Keluarga berencana sebenarnya hanya digunakan untuk ruang kehamilan, bukan untuk mengurangi kesuburan.

Jika Kamu mengalami kesulitan untuk hamil setelah mencabut KB, itu karena tubuh Kamu membutuhkan waktu untuk memulihkan kesuburan.

Kehamilan yang tidak terjadi setelah menggunakan alat kontrasepsi disebabkan oleh sisa hormon yang masih tersimpan dalam lemak. Setiap pasangan harus gigih dan pantang menyerah agar keseimbangan hormonal kembali normal.

Lalu, apa yang bisa Mama lakukan agar cepat hamil setelah berhenti KB?

Tambahkan jeda waktu setelah mengambil KB

Jika Kamu menggunakan alat kontrasepsi seperti pil atau hormon, program kehamilan dapat ditunda untuk sementara waktu.

“Setelah menghentikan kontrasepsi, tubuh wanita akan membutuhkan beberapa periode menstruasi hingga proses ovulasi kembali normal dan dia siap untuk hamil,” jelas Christopher Williams MD, ahli endokrinologi reproduksi di Virginia, seperti dikutip Parents.com.

Namun bukan berarti hal itu terjadi pada setiap pasangan. Masih mungkin untuk hamil segera setelah melepas alat kontrasepsi.

Tentukan masa subur yang optimal

Bahkan jika Kamu banyak berhubungan seks, jika Kamu melewatkan masa subur Kamu, akan sulit untuk hamil. “Kesalahan paling umum yang dilakukan banyak pasien adalah tidak mengetahui kapan mereka berovulasi,” jelas Christopher.

Saat ini, ada banyak metode untuk menentukan ovulasi, seperti menggunakan alat tes kesuburan.

Alat ini bekerja dengan mendeteksi hormon luteinizing (LH) dalam urin. LH biasanya muncul 36-48 jam sebelum ovulasi.

Seks pra-ovulasi

Sperma dapat hidup di dalam rahim dan saluran tuba selama 2-3 hari, tetapi sel telur hanya hidup selama 12-24 jam setelah ovulasi.

Dengan kata lain, berhubungan seks sebelum ovulasi dapat meningkatkan peluang Kamu untuk hamil karena sperma lebih mungkin untuk tetap bertemu dengan sel telur.

Inilah waktu-waktu penting yang perlu diketahui bagi ibu yang memiliki siklus teratur, atau sekitar 28 hari:

Setelah selesai haid, ia langsung bercumbu dengan suaminya beberapa kali dalam seminggu. Ini juga saat yang tepat untuk Mama, yang siklusnya berubah.
Mulai hari ke 10, mulailah berhubungan seks setiap dua hari.
Bila alat tes kesuburan menunjukkan waktu ovulasi (sekitar hari ke-12), berhubungan seks hari itu dan dua hari berikutnya.

Tempat dan waktu terbaik untuk berhubungan seks

Tidak ada posisi terbaik untuk kehamilan yang sukses, tetapi beberapa ahli menyarankan untuk berbaring.

“Karena vagina secara struktural mengarah ke bawah, berbaring beberapa saat setelah berhubungan memungkinkan sperma berenang menuju sel telur.” Christopher menjelaskan.

Hindari stres

Hormon yang tidak seimbang akan menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak teratur. Hal ini akan menyulitkan Mama untuk menentukan waktu ovulasi yang tepat.

Akibatnya, cobalah untuk menghindari stres agar hormon tubuh tetap seimbang.

Orgasme sangat penting

Menurut sebuah penelitian, orgasme wanita sangat penting dalam mendapatkan kehamilan. Orgasme wanita dapat menyebabkan kontraksi, yang dapat mendorong sperma ke dalam serviks.

Jika Kamu ingin segera hamil, cobalah mengalami orgasme terlebih dahulu.

Makan makanan sehat membantu kesuksesan promil

Untuk menjaga kesuburan, biasakan makan makanan sehat. Almond, misalnya, kaya akan vitamin E dan antioksidan.

Makanan ini membantu melindungi DNA dalam telur dan sperma. Almond tidak hanya baik untuk Mama, tetapi juga membantu Papa menghasilkan lebih banyak sperma.

Jadi begitulah: 7 cara efektif untuk cepat hamil setelah menghentikan kontrasepsi.

Kami harap tips ini berguna!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *