Enterprise-level CRM Analytics: Solusi Pintar buat Ngurusin Hubungan Pelanggan di Era Digital

Enterprise-level CRM Analytics adalah sistem yang nyatuin data, analisis, dan kecerdasan buatan (AI) buat bantuin perusahaan besar ngurusin hubungan mereka sama pelanggan secara mantap dan hemat. Dengan pake sistem ini, perusahaan bisa:

  • Ngertiin kebutuhan, selera, dan tingkah laku pelanggan lebih joss
  • Naikin loyalitas dan kebahagiaan pelanggan dengan kasih layanan yang pas dan personal
  • Naikin produktivitas dan hasil tim penjualan dengan kasih insight dan saran yang pintar
  • Naikin pendapatan dan pertumbuhan bisnis dengan ngatur strategi penjualan dan pemasaran

Di artikel ini, kita bakal bahas:

  • Apa sih Enterprise-level CRM Analytics dan apa aja fitur-fiturnya
  • Apa aja bedanya antara Enterprise-level CRM dan CRM biasa
  • Apa aja untung dan ruginya dari pake Enterprise-level CRM Analytics
  • Apa aja contoh aplikasi dan kasus nyata dari Enterprise-level CRM Analytics
  • Gimana cara milih dan ngaplikasiin Enterprise-level CRM Analytics yang cocok buat bisnis kamu

Apa sih Enterprise-level CRM Analytics?

Enterprise-level CRM Analytics

Enterprise-level CRM Analytics adalah sistem yang gabungin data pelanggan dari berbagai sumber, kayak CRM, ERP, media sosial, email, survei, dan lain-lain, dan nganalisisnya dengan pake teknik-teknik analisis canggih, kayak data mining, machine learning, natural language processing, dan AI. Sistem ini terus ngasilin insight, prediksi, dan saran yang bisa dipake sama tim penjualan, pemasaran, dan layanan pelanggan buat ngasih hubungan mereka sama pelanggan.

Enterprise-level CRM Analytics punya beberapa fitur utama, antara lain:

  • Native Analytics: Sistem ini bisa nunjukin insight dan prediksi langsung di halaman Salesforce, termasuk halaman akun dan kesempatan.
  • Data Platform: Sistem ini punya alat manajemen data yang bisa nyambungin, nyiapin, dan nyinkronin data dari mana aja.
  • Apps for Every Department and Industry: Sistem ini punya aplikasi yang disesuain buat setiap industri dan kasus penggunaan berdasarkan 20 tahun praktik terbaik.
  • Einstein Discovery: Sistem ini bisa ngerti apa yang terjadi, kenapa terjadi, dan apa yang harus dilakuin selanjutnya dengan AI yang jelas dan bisa ditindaklanjutin.
  • Security and User Management: Sistem ini punya fitur keamanan dan manajemen pengguna yang disetel pada dan diwarisin dari tingkat pengguna Salesforce, jadi ngejamin tata kelola dan visibilitas yang bener.

Apa aja bedanya antara Enterprise-level CRM dan CRM biasa?

Enterprise-level CRM Analytics

CRM (Customer Relationship Management) adalah sistem yang dipake buat ngurusin interaksi sama pelanggan dan calon pelanggan, mulai dari ngenalin, nyamperin, ngikutin, sampe nutup deal. CRM biasanya punya fitur dasar penjualan, kayak:

  • Kontak dan akun: Sistem ini bisa nyimpen informasi tentang pelanggan dan calon pelanggan, kayak nama, alamat, email, telepon, dll.
  • Kesempatan dan pipeline: Sistem ini bisa ngelacak kesempatan penjualan, tahap, nilai, tanggal penutupan, dll.
  • Aktivitas dan tugas: Sistem ini bisa nyatet aktivitas dan tugas yang dilakuin sama tim penjualan, kayak panggilan, email, pertemuan, dll.
  • Laporan dan dasbor: Sistem ini bisa ngasilin laporan dan dasbor yang nunjukin hasil penjualan, kayak jumlah kesempatan, nilai pipeline, tingkat konversi, dll.

CRM biasa biasanya fokus pada kemudahan dan kesimpelan penggunaan. Mereka dirancang buat nawarin fitur kunci yang dibutuhin sama tim penjualan yang lagi berkembang buat ngurusin proses penjualan, bekerja sama, dan nutup deal dengan sedikit hiasan.

Enterprise-level CRM, di sisi lain, nawarin solusi ngurusin hubungan pelanggan yang lebih lengkap dan komplit yang dirancang sekitar kebutuhan perusahaan besar dengan departemen penjualan yang gede. Makin gede departemen penjualan tumbuh, kebutuhan buat ngomong satu sama lain, bekerja sama dalam deal, dan buat pemimpin penjualan buat bisa ngelacak hasil semua orang juga tumbuh.

Enterprise-level CRM, kayak Microsoft Dynamics, Salesforce, dan Netsuite, dirancang buat nawarin pengalaman ngurusin hubungan pelanggan yang lebih lengkap di dalam satu antarmuka buat tim penjualan gede di mana ada banyak titik data, anggota tim, deal, dan pelanggan buat dikelola.

Selain fitur penjualan dasar yang ditawarin sama CRM biasa, Enterprise-level CRM juga nyediain alat yang lebih luas buat ngurusin pipeline, bekerja sama sama anggota tim, dan ngawasin produktivitas dan analitik, kayak:

  • Automasi penjualan: Sistem ini bisa ngotomatisasi proses penjualan, kayak ngirim email, ngatur janji temu, ngirim tawaran, dll.
  • Manajemen tim penjualan: Sistem ini bisa bantuin pemimpin penjualan ngurusin tim mereka, kayak nentuin target, ngalokasiin sumber daya, ngasih umpan balik, dll.
  • Manajemen teritori: Sistem ini bisa bantuin tim penjualan bagi dan ngurusin wilayah mereka, kayak nentuin akun, ngalihin kesempatan, ngukur hasil, dll.
  • Manajemen kinerja: Sistem ini bisa bantuin tim penjualan ngukur dan ningkatin hasil mereka, kayak ngelacak aktivitas, ngitung komisi, ngasih insentif, dll.
  • Manajemen kampanye: Sistem ini bisa bantuin tim pemasaran ngerencanain, ngelakuin, dan ngukur kampanye pemasaran, kayak bikin segmen, ngirim email, ngukur ROI, dll.
  • Manajemen layanan pelanggan: Sistem ini bisa bantuin tim layanan pelanggan nyelesaiin masalah pelanggan dengan cepet dan mantap, kayak bikin tiket, ngalokasiin agen, ngasih solusi, dll.
  • Analisis dan AI: Sistem ini bisa bantuin tim penjualan, pemasaran, dan layanan pelanggan dapetin insight, prediksi, dan saran yang pintar berdasarkan data pelanggan, kayak ngenalin peluang, ngoptimasiin tawaran, ningkatin loyalitas, dll.

Apa aja ruginya dari pake Enterprise-level CRM Analytics?

Enterprise-level CRM Analytics

Pake Enterprise-level CRM Analytics bisa kasih banyak untung buat perusahaan besar, tapi juga punya beberapa rugi, kayak:

  • Integrasi data: Buat pake sistem ini, perusahaan harus nyatuin data pelanggan mereka dari berbagai sumber, kayak CRM, ERP, media sosial, email, survei, dan lain-lain. Ini bisa jadi proses yang ribet dan lama, apalagi kalo data nya nggak konsisten, nggak lengkap, atau nggak akurat.
  • Keamanan data: Buat pake sistem ini, perusahaan harus jaga data pelanggan mereka aman dan terlindung dari bahaya bocor, maling, atau salah pake. Ini bisa jadi tantangan, apalagi kalo data nya sensitif, pribadi, atau diatur sama aturan kayak GDPR.
  • Skill dan budaya: Buat pake sistem ini, perusahaan harus punya skill dan budaya yang mendukung pake data, analisis, dan AI. Ini bisa jadi tantangan, apalagi kalo perusahaan nggak punya karyawan yang pinter, terlatih, dan bisa ngikutin teknologi baru, atau kalo perusahaan nggak punya visi, strategi, dan pimpinan yang jelas buat ngadopsi sistem ini.
  • Etika dan kepercayaan: Buat pake sistem ini, perusahaan harus pastiin sistem ini etis dan bisa dipercaya sama pelanggan dan orang-orang yang berkepentingan lainnya. Ini bisa jadi tantangan, apalagi kalo sistem ini nggak transparan, nggak bisa dijelasin, atau nggak sesuai sama nilai dan harapan pelanggan.

Apa aja contoh aplikasi dan kasus nyata dari Enterprise-level CRM Analytics?

Enterprise-level CRM Analytics bisa dipake buat berbagai aplikasi dan kasus nyata di berbagai industri, kayak:

  • Perbankan dan keuangan: Sistem ini bisa dipake buat naikin penjualan produk dan layanan keuangan, kayak kartu kredit, pinjaman, asuransi, dll. Misalnya, sistem ini bisa bantuin tim penjualan ngenalin pelanggan potensial, nawarin produk yang cocok sama profil risiko dan kebutuhan keuangan mereka, dan ngatur tawaran dengan pake AI.
  • E-commerce dan ritel: Sistem ini bisa dipake buat naikin penjualan produk dan layanan online dan offline, kayak baju, elektronik, makanan, dll. Misalnya, sistem ini bisa bantuin tim pemasaran ngirim email yang personal, nunjukin iklan yang relevan, dan nyaranin produk yang cocok sama selera dan tingkah beli pelanggan dengan pake AI.
  • Kesehatan dan farmasi: Sistem ini bisa dipake buat naikin penjualan produk dan layanan kesehatan, kayak obat, alat medis, perawatan, dll. Misalnya, sistem ini bisa bantuin tim penjualan ngenalin pelanggan potensial, nawarin produk yang cocok sama kondisi kesehatan dan kebutuhan medis mereka, dan ngatur tawaran dengan pake AI.

Gimana cara milih dan ngaplikasiin Enterprise-level CRM Analytics yang cocok buat bisnis kamu?

Buat milih dan ngaplikasiin Enterprise-level CRM Analytics yang cocok buat bisnis kamu, kamu perlu pertimbangin beberapa faktor, kayak:

  • Tujuan dan target: Kamu perlu tentuin tujuan dan target yang mau kamu capai dengan pake sistem ini, kayak naikin penjualan, loyalitas, atau kepuasan pelanggan, ngurangin biaya, atau ningkatin efisiensi.
  • Kebutuhan dan syarat: Kamu perlu tentuin kebutuhan dan syarat yang harus dipenuhin sama sistem ini, kayak fitur, fungsi, kapasitas, kinerja, keamanan, atau ketersediaan.
  • Anggaran dan sumber daya: Kamu perlu tentuin anggaran dan sumber daya yang ada buat beli, pasang, operasiin, dan rawat sistem ini, kayak biaya, waktu, karyawan, atau infrastruktur.
  • Penyedia dan mitra: Kamu perlu tentuin penyedia dan mitra yang bisa bantuin kamu milih, ngaplikasiin, dan dukung sistem ini, kayak vendor, konsultan, atau integrator.

Setelah kamu pertimbangin faktor-faktor itu, kamu bisa bandingin berbagai pilihan Enterprise-level CRM Analytics yang ada di pasar, kayak Microsoft Dynamics, Salesforce, atau Netsuite, dan milih yang paling cocok sama bisnis kamu.

Kesimpulan

Enterprise-level CRM Analytics adalah sistem yang nyatuin data, analisis, dan AI buat bantuin perusahaan besar ngurusin hubungan mereka sama pelanggan secara mantap dan hemat. Sistem ini bisa kasih banyak untung, kayak ningkatin pengalaman, efisiensi, dan keunggulan pelanggan, tapi juga punya beberapa rugi, kayak integrasi, keamanan, keterampilan, dan etika data. Sistem ini bisa dipake buat berbagai aplikasi dan kasus nyata di berbagai industri, kayak perbankan, e-commerce, atau kesehatan. Buat milih dan ngaplikasiin sistem ini, kamu perlu pertimbangin beberapa faktor, kayak tujuan, kebutuhan, anggaran, dan penyedia.

Makasih udah baca artikel ini. Saya harap kamu dapet info yang berguna dan seru tentang Enterprise-level CRM Analytics. Kalo kamu punya pertanyaan, saran, atau komentar, silakan tulis di bawah ini. Saya bakal seneng denger pendapat kamu. 😊

Main keyword: Enterprise-level CRM Analytics Derivative keywords: data, analisis, AI Relevant tags: penjualan, pemasaran, layanan pelanggan, bisnis, industri

Leave a Comment