7 Cara Mencegah Radang Amandel Secara Alami dan Cara Mengobatinya

117
cara mencegah radang amandel

Cara Mencegah Radang Amandel – Tonsilitis / Radang Amandel merupakan penyakit yang serius jika tidak ditangani dengan cepat. Tonsilitis akan membuat kita sulit merasakan sakit saat menelan .

Amandel adalah organ kecil yang terletak di bagian belakang tenggorokan. Ketika amandel bengkak dan teriritasi, kondisi ini dikenal sebagai tonsilitis, atau tonsilitis.

Tonsilitis biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri dan virus dan siapa saja bisa menderitanya. Umumnya, anak-anak berusia 3 hingga 7 tahun menderita karenanya.

Anak-anak dengan tonsilitis memiliki berbagai gejala, seperti sakit tenggorokan saat menelan, demam, bau mulut, batuk, sulit tidur, dan kesulitan bernapas.

Faktanya, beberapa pasien tonsilitis tidak harus berurusan dengan meja operasi untuk mengobati penyakit ini.

Oleh karena itu penting untuk mengambil langkah-langkah pencegahan agar Anda tidak mengembangkan tonsilitis. Pasalnya, tonsilitis bisa menyebabkan penurunan produktivitas.

Seperti kata pepatah, “Mencegah lebih baik daripada mengobati. Kita perlu membiasakan hidup sehat agar tidak sakit, seperti radang amandel”

Ada beberapa cara mencegah tonsilitis / Radang Amandel secara alami yang bisa dilakukan di rumah.

Berikut cara mencegah tonsilitis / Radang Amandel secara alami, dikutip dari KlikDokter, Selasa (9/11/2021).

Cara mencegah Radang Amandel / tonsilitis

  • Berolahraga secara teratur

Olahraga dapat menjaga kesehatan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Sistem imun yang baik dapat menghindarkan tubuh dari serangan kuman dan virus, termasuk penyebab tonsilitis.

Disarankan untuk berolahraga selama 30 menit setiap hari. Selain olahraga, hal ini juga harus diimbangi dengan aktivitas fisik, seperti membersihkan rumah dan menghindari duduk terus-menerus.

Makan dengan gizi seimbang, jumlah karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral yang tepat, dapat meningkatkan stamina sekaligus mencegah radang amandel.

Jangan lupa untuk memilih yang tinggi antioksidan, seperti jeruk, wortel, dan jambu biji. ini bisa membuat kita terhindar dari penularan berbagai penyakit.

Di sisi lain, pola makan yang buruk dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun sehingga kita mudah terkena penyakit.

  • Berhenti Merokok

Asap rokok mengandung oksidan tingkat tinggi yang dapat menurunkan daya tahan tubuh. Akibatnya, amandel rentan terhadap peradangan.

BACA JUGA:
Simak 5 Manfaat Lidah Buaya untuk kesehatan, termasuk kegunaannya untuk perawatan wajah dan membantu pencernaan

Jika Anda bukan perokok, jauhi orang-orang yang merokok di sekitar Anda. Karena perokok pasif atau orang yang hanya terpapar asap rokok dapat mengalami efek kesehatan yang sama buruknya dengan perokok aktif.

  • Cuci Tangan

Tonsilitis dapat terjadi ketika Anda menyentuh sesuatu yang telah terkontaminasi bakteri atau virus. Mikroorganisme ini dapat masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan tonsilitis.

Sebagai cara untuk mencegah tonsilitis, Anda harus mencuci tangan dengan sabun dan air. Mencuci tangan secara teratur sebelum dan sesudah makan dapat mengurangi risiko berbagai penyakit, termasuk infeksi saluran pernapasan atas, hingga 45 persen.

  • Gunakan masker

Anda sebaiknya memakai masker saat berada di lingkungan orang yang terkena flu, sedang demam, atau memiliki gejala tonsilitis. Pasalnya, tonsilitis bisa menular melalui air liur dan napas penderita.

Sebagai cara untuk mencegah peradangan atau pembesaran amandel akibat pembengkakan, cobalah memakai masker. Masker harus digunakan di tempat umum atau transportasi. Tempat-tempat tersebut rawan penularan penyakit, terutama yang berkaitan dengan penyakit pernapasan.

Cara Mencegah Radang Amandel  / tonsilitis

  • Hindari berbagi makanan dan minuman dengan orang sakit

Tidak sedikit orang di sekitar kita yang berbagi makanan dan minuman. Bahkan, masih banyak yang berbagi dan meminjam alat makan.

Hal ini harus dihindari untuk mencegah penyebaran bakteri dan virus, termasuk yang menyebabkan tonsilitis. Juga, jangan berbagi makanan dengan orang lain saat Anda sakit.

  • Ganti sikat gigi

Sikat gigi bisa menjadi tempat berkumpulnya kuman dan bakteri. Oleh karena itu, Anda harus mengganti sikat gigi secara rutin agar kebersihan gigi dan mulut tetap terjaga dengan baik.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), sikat gigi harus diganti setiap 3-4 bulan atau jika bulunya tidak teratur. Tidak hanya itu, tidak berbagi dan meminjam sikat gigi dengan orang lain dapat mencegah penularan penyakit, termasuk tonsilitis.

Rekomendasi obat radang amandel untuk anak-anak

obat radang amandel
rekomendasi obat radang amandel anak, credit: shutterstock 

Dan berikut ini juga adalah  7 rekomendasi obat radang amandel untuk anak-anak:

Ada beberapa cara untuk mengatasi penyakit ini, baik melalui operasi maupun pengobatan medis dan alami. Obat-obatan ini juga dapat diperoleh tanpa resep atau tanpa resep dokter.

BACA JUGA:
Bagaimana Anda mendapatkan diabetes tipe 1 dan tipe 2?

Kali ini Kabarr.com telah merangkum 7 rekomendasi obat radang amandel / tonsilitis anak yang aman digunakan tanpa operasi. Mari kita dengarkan, ya!

1. Antibiotik

Obat-obatan yang dipercaya ampuh meredakan radang amandel adalah antibiotik.

Seperti diketahui, antibiotik merupakan salah satu jenis obat yang dapat digunakan untuk mencegah dan mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri, salah satunya adalah tonsilitis.

Antibiotik harus diresepkan dan diminum untuk mencegah resistensi bakteri dan komplikasi.

Secara umum, jenis antibiotik yang akan diresepkan adalah golongan penisilin 10 hari. Dosis disesuaikan berdasarkan usia dan kondisi fisik anak.

2. Obat pelega tenggorokan

Obat amandel anak selanjutnya adalah pelega tenggorokan.

Amandel yang membengkak menyebabkan sakit tenggorokan, sehingga diperlukan obat pelega tenggorokan karena dapat membantu melegakan tenggorokan.

Obat pelega tenggorokan yang mengandung licorice dipercaya memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat, sehingga dapat mengurangi rasa sakit akibat pembengkakan.

Jika anak Anda tidak bisa mengisap pelega tenggorokan, Anda bisa memberinya semprotan tenggorokan.

Anda bisa mendapatkan pelega tenggorokan dari toko obat atau toko online. Namun, ada baiknya ibu Anda berkonsultasi dengan dokter sebelum membelinya.

3. Parasetamol dan ibuprofen

Menurut Rumah Sakit Anak Royal Melbourne, parasetamol dan ibuprofen dapat mengobati radang amandel. Kedua obat tersebut dapat meredakan nyeri tonsilitis dan menurunkan demam.

Parasetamol dan ibuprofen dijual gratis di apotek dan toko online, tanpa perlu resep dokter.

Namun, Mama harus memberikan dosis sesuai petunjuk pemakaian. Ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

4. Air Garam / Asin

Berkumur dengan air garam dapat meredakan nyeri akibat tonsilitis. Karena kandungan garamnya bisa mengurangi peradangan dan membantu mengobati infeksi.

Meski tidak mengobati infeksi bakteri dan virus yang menyerang amandel, berkumur dengan air garam sangat membantu setidaknya untuk mengurangi gejala yang dialami anak Anda akibat bengkak.

Untuk menggunakan metode ini, cukup campurkan 1 sendok teh garam ke dalam secangkir air hangat. Kemudian berikan pada anak Anda untuk berkumur dengan air garam.

BACA JUGA:
Kertas pembungkus nasi, yang biasa digunakan untuk membungkus makanan, bisa membuat Anda mandul dan sakit-sakitan; hentikan penggunaan segera

Saat berkumur, tunggu beberapa detik sebelum muntah. Ulangi cara ini 2 sampai 3 kali sehari atau sesuai kebutuhan, ma.

5. Teh panas dengan madu

Selain berkumur dengan air garam, Anda juga bisa menggunakan cara ini sebagai upaya mengobati radang amandel pada anak.

Teh dengan konsentrasi senyawa anti-inflamasi tertinggi diyakini dapat meredakan rasa sakit dan menenangkan tenggorokan. Apalagi jika dicampur dengan madu. Kandungan senyawa antibakteri dalam madu dapat membantu tubuh melawan infeksi bakteri pada tonsilitis.

Namun, tidak semua teh memiliki sifat anti-inflamasi, Ma. Bunda bisa memberikan teh jahe yang dicampur dengan air hangat dan madu untuk si Kecil. Anda bisa meminum campuran teh jahe dan madu setiap kali merasakan nyeri pada amandel.

6. Bawang Putih

Bawang putih merupakan salah satu bumbu yang dapat membantu mengobati radang amandel. Hal ini karena bawang putih mengandung banyak antioksidan dan senyawa antibakteri dan antivirus yang dapat memperkuat sistem kekebalan atau kekebalan anak kecil untuk melawan infeksi penyebab radang amandel.

Untuk menggunakan cara ini, Anda harus merebus bawang putih terlebih dahulu selama 5 menit. Kemudian matikan api dan tunggu 10 menit. Selanjutnya, tiriskan bawang putih dan air rebusan bawang putih siap diminum si kecil.

Namun, Anda harus berhati-hati karena merebus air dengan bawang putih dapat menyebabkan darah menjadi encer.

7. Air

Air memainkan peran penting ketika anak Anda menderita radang amandel. Karena ketika tonsilitis terjadi, kondisi ini bisa menyebabkan dehidrasi.

Dehidrasi dapat memperlambat proses penyembuhan tonsilitis, bahkan memperburuknya.

Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk minum lebih banyak air selama tonsilitis untuk memenuhi kebutuhan cairan.

Minimal 2 liter per hari. Selain air putih, ibu juga bisa memberikan jus buah atau jus buah tanpa gula.

Inilah tujuh rekomendasi obat radang amandel anak yang bisa Mama pilih sebagai alternatif. Pastikan kamu mengikuti tipsnya ya. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published.