120
0

6 kebiasaan buruk bekerja jarak jauh yang merusak produktivitas Anda dan cara memperbaikinya

120
0
6 kebiasaan buruk bekerja jarak jauh yang merusak produktivitas Anda dan cara memperbaikinya

Aktivitas dan perilaku yang Anda lakukan secara rutin menjadi kebiasaan bawah sadar yang memengaruhi segala sesuatu dalam hidup Anda. Terkadang Anda mungkin dengan sengaja memasukkan suatu aktivitas untuk menikmati hasil tertentu, misalnya pergi ke gym untuk mengembangkan otot.

Tapi di lain waktu, hidup memaksa Anda untuk melakukannya. Anda mungkin telah memperoleh beberapa kebiasaan yang tidak produktif ketika Anda melakukan pekerjaan jarak jauh dalam semalam. Namun, sekarang saatnya untuk menggantinya untuk mengembalikan produktivitas Anda.

1. Tidak ada jadwal kerja

Pekerjaan jarak jauh menawarkan beberapa manfaat, termasuk kebebasan dan fleksibilitas. Namun, jika Anda tidak meluangkan waktu untuk beradaptasi dengan kenyataan ini dengan membuat rencana, itu dapat berdampak negatif pada produktivitas Anda. Ini karena menjadi sulit untuk memisahkan waktu kerja dan pribadi ketika Anda tidak memiliki jadwal yang ditetapkan, akibatnya mengaburkan batas di antara mereka. Jadi apa yang dapat Anda lakukan?

Anda bisa memulainya dengan membuat jadwal kerja dari rumah. Mengetahui pola kronologis Anda sendiri dapat menempatkan Anda di jalur yang benar, karena akan memungkinkan Anda membuat rencana yang sangat sesuai dengan jam tubuh Anda.

Setelah itu, Anda dapat memanfaatkan solusi digital seperti Google Kalender Untuk merencanakan setiap hari sebelumnya. Biasakan untuk membuat daftar tugas yang ingin Anda selesaikan keesokan harinya sebelum tidur.

2. Tidak memprioritaskan

Setelah membuat jadwal hari kerja jarak jauh, Anda sekarang memiliki gambaran mental tentang apa yang perlu Anda lakukan. Tapi kami yakin itu tidak terlalu penting atau mendesak, jadi melakukannya secara acak mungkin bukan cara yang paling produktif.

Tidak memprioritaskan pekerjaan Anda bisa sangat berbahaya karena menyebabkan Anda kehilangan fokus dan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk tugas-tugas yang tidak perlu. Ini meningkatkan kemungkinan beralih di antara tugas-tugas yang berbeda tanpa menyelesaikannya, yang pada akhirnya mengurangi produktivitas Anda dan menyebabkan kelelahan.

Untuk menyiasatinya, sebaiknya biasakan mengatur tugas sehari-hari sesuai prioritas. Anda dapat menggunakan aplikasi seperti matriks prioritas untuk memfasilitasi proses ini.

Alat ini memungkinkan Anda memberi peringkat tugas Anda ke dalam empat level — dari yang paling penting dan mendesak hingga yang paling tidak penting. Bekerja melalui hari kerja Anda dengan cara ini memungkinkan Anda untuk menyelesaikan tujuan utama Anda.

3. Terlalu sedikit atau tidak berolahraga sama sekali

Pekerjaan jarak jauh meningkatkan kemungkinan jatuh ke dalam perangkap gaya hidup yang tidak banyak bergerak karena Anda menghabiskan sebagian besar hari dengan duduk di depan layar komputer. Tetapi tetap pasif secara fisik terlalu lama tidak hanya akan menghabiskan tingkat energi dan menurunkan produktivitas; Ini juga dapat menyebabkan banyak kondisi kesehatan seperti obesitas, penyakit jantung, stroke, dan diabetes – untuk beberapa nama.

Untuk menghentikan kebiasaan ini dan meningkatkan kesehatan dan produktivitas Anda secara keseluruhan, Anda harus melakukan setidaknya 30 menit aktivitas fisik setiap hari. Ini bisa berupa apa saja mulai dari berjalan hingga berlari.

Sebagai gantinya, ada beberapa alat praktis yang dapat Anda gunakan untuk memerangi gaya hidup yang tidak banyak bergerak, termasuk Menang. Aplikasi ini berisi latihan yang tak terhitung jumlahnya yang dapat Anda lakukan dari rumah Anda tanpa peralatan. Ini juga menawarkan rencana makan yang disesuaikan, meditasi terpandu, dan pelatih pribadi.

4. Kurangnya komunikasi

Salah satu risiko besar bekerja dari jarak jauh adalah kurangnya komunikasi yang efektif dengan rekan kerja. Hal ini dapat dikaitkan dengan banyak faktor, seperti jam kerja yang berbeda, tidak berada di tempat yang sama, atau tidak memiliki alat komunikasi internal yang tepat untuk membuat semua orang bekerja secara bersamaan.

Hasil? Rekan kerja mungkin merasa tidak tersedia, tidak responsif, atau tidak berkomitmen pada tim — semuanya menurunkan produktivitas dan menyebabkan stres di tempat kerja.

Anda dapat menggunakan solusi perangkat lunak seperti kendur Untuk percakapan satu lawan satu dengan rekan kerja atau diskusi kelompok lintas departemen. Selain itu, alat manajemen proyek seperti Trello Mereka dapat membantu Anda menetapkan tugas dan menetapkan tanggal jatuh tempo.

5. Tidak berurusan dengan gangguan

Sangat mudah untuk terganggu ketika Anda bekerja dari rumah. Ada banyak hal yang bisa mengalihkan perhatian Anda dari pekerjaan, termasuk acara TV favorit, terus-menerus memeriksa ponsel, dan memegang hewan peliharaan.

Sangat penting untuk menemukan cara untuk mengurangi gangguan ini dan tetap fokus pada pekerjaan Anda. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan membuat ruang kerja khusus untuk fokus pada tugas Anda tanpa diganggu. Jaga agar ruang kerja Anda bebas dari kekacauan dan sediakan hanya hal-hal yang penting saja.

Cara lain untuk tetap fokus adalah dengan menjadwalkan istirahat selama jadwal kerja Anda. Setelah Anda mencapai akhir waktu yang ditentukan, istirahatlah dan lakukan sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan Anda. Anda dapat menggunakan aplikasi produktivitas Pomodoro seperti Pomatize Untuk mengotomatisasi proses ini.

Last but not least, Anda harus menemukan solusi yang akan membantu Anda berhenti memeriksa ponsel Anda setiap menit. Anda dapat memiliki telepon terpisah untuk bekerja dan menjauhkan telepon pribadi Anda saat Anda bekerja. Anda juga dapat menonaktifkan notifikasi atau mengunduh aplikasi seperti Hutan Untuk membantu Anda mengurangi gangguan.

6. Banyak waktu di layar

Konsekuensi tak terhindarkan dari bekerja dari rumah adalah menghabiskan lebih banyak waktu di depan layar. Meskipun Anda mungkin tidak menghindari ini sepenuhnya, Anda dapat mengambil beberapa langkah untuk memastikan Anda menghabiskan lebih sedikit waktu di depan layar. Itu karena penggunaan layar yang konstan dapat menghabiskan waktu layar, membuat Anda mengalami gejala seperti sakit kepala, kelelahan mata, dan penglihatan kabur, yang dapat membuat Anda kurang produktif.

Ada beberapa cara untuk menghindari waktu layar yang melelahkan, termasuk menyesuaikan kecerahan layar, menggunakan filter cahaya biru, menyesuaikan ukuran font, dan sering-sering beristirahat.

Saatnya membangun kebiasaan kerja jarak jauh yang lebih produktif

Telecommuting berarti Anda tidak memiliki siapa pun yang bernapas di leher Anda lagi. Akibatnya, Anda akan membutuhkan usaha ekstra dan disiplin untuk menyelesaikan sesuatu tepat waktu.

Namun, dengan menerapkan tips dan memanfaatkan alat digital yang kami sebutkan di atas, Anda secara bertahap akan membentuk kebiasaan yang lebih produktif yang akan memudahkan Anda untuk memiliki pengalaman kerja jarak jauh yang sukses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *