Bulan September adalah bulan yang spesial bagi para pecinta kesehatan gigi dan mulut. Pasalnya, di bulan ini kita merayakan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.

BKGN merupakan program yang diinisiasi oleh PT Unilever Indonesia Tbk melalui brand Pepsodent sejak tahun 2004. Program ini diselenggarakan dengan berkolaborasi bersama Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI), Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dan Asosiasi Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Indonesia (ARSGMPI).

Setiap tahunnya, BKGN mengusung tema yang berbeda-beda sesuai dengan isu kesehatan gigi dan mulut yang sedang aktual. Tema BKGN tahun 2023 adalah “Senyum Indonesia, Gigi Kuat Mulut Sehat”. Tema ini mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut agar dapat tersenyum dengan percaya diri dan sehat.

Mengapa Kesehatan Gigi dan Mulut Penting?

bulan kesehatan gigi nasional
bulan kesehatan gigi nasional

Kesehatan gigi dan mulut tidak hanya berpengaruh pada penampilan dan kepercayaan diri seseorang, tetapi juga pada kesehatan tubuh secara keseluruhan. Beberapa manfaat menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah:

  • Mencegah karies gigi. Karies gigi adalah kondisi di mana lapisan email gigi terkikis oleh asam yang dihasilkan oleh bakteri pada plak gigi. Karies gigi dapat menyebabkan rasa nyeri, sensitivitas, infeksi, bahkan kehilangan gigi jika tidak ditangani dengan baik.
  • Mencegah penyakit periodontal. Penyakit periodontal adalah penyakit gusi yang disebabkan oleh infeksi bakteri pada gusi dan jaringan sekitarnya. Penyakit periodontal dapat menyebabkan peradangan, pendarahan, bau mulut, bahkan keropos tulang rahang jika tidak ditangani dengan baik.
  • Menjaga kesehatan jantung. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara penyakit periodontal dengan penyakit jantung. Hal ini karena bakteri penyebab penyakit periodontal dapat masuk ke aliran darah dan menyebabkan peradangan pada pembuluh darah jantung.
  • Menjaga kesehatan otak. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa ada hubungan antara bakteri penyebab penyakit periodontal dengan penyakit Alzheimer. Hal ini karena bakteri tersebut dapat masuk ke otak dan menyebabkan peradangan pada sel-sel saraf otak.
  • Menjaga kesehatan sistem pencernaan. Gigi berperan penting dalam proses pencernaan makanan. Gigi membantu mengunyah makanan menjadi lebih halus sehingga mudah dicerna oleh lambung dan usus. Jika gigi rusak atau hilang, proses pencernaan makanan dapat terganggu dan menyebabkan gangguan pencernaan.

Bagaimana Cara Merayakan BKGN?

bulan kesehatan gigi nasional
bulan kesehatan gigi nasional

Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk merayakan BKGN dan mendukung program ini. Berikut adalah beberapa di antaranya:

  • Mengikuti perawatan gigi gratis. Salah satu kegiatan utama BKGN adalah memberikan perawatan gigi gratis di seluruh Indonesia. Kamu bisa mendapatkan pemeriksaan, pembersihan, tambalan, cabut, hingga tindakan bedah minor secara gratis di fasilitas kesehatan gigi yang bekerja sama dengan Pepsodent. Kamu bisa cek jadwal dan lokasi perawatan gigi gratis di sini.
  • Mengikuti webinar kesehatan gigi. Selain perawatan gigi gratis, BKGN juga mengadakan webinar kesehatan gigi yang menghadirkan narasumber ahli dari berbagai bidang. Kamu bisa mendapatkan informasi dan tips seputar kesehatan gigi dan mulut, serta berinteraksi langsung dengan narasumber melalui webinar ini. Kamu bisa cek jadwal dan cara mendaftar webinar kesehatan gigi di sini.
  • Mengikuti lomba kreatif. Jika kamu suka berkreasi, kamu bisa mengikuti lomba kreatif yang diselenggarakan oleh BKGN. Ada berbagai macam lomba yang bisa kamu ikuti, seperti lomba foto, video, puisi, cerita pendek, hingga meme. Kamu bisa mengekspresikan ide dan kreativitasmu sekaligus menyebarkan pesan tentang pentingnya kesehatan gigi dan mulut melalui lomba ini. Kamu bisa cek syarat dan ketentuan lomba kreatif di sini.
  • Menerapkan gaya hidup sehat. Cara paling sederhana dan efektif untuk merayakan BKGN adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat yang mendukung kesehatan gigi dan mulut. Beberapa hal yang bisa kamu lakukan adalah:
    • Menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride dan sikat gigi yang bersih.
    • Menggunakan benang gigi setidaknya satu kali sehari untuk membersihkan sela-sela gigi yang tidak terjangkau oleh sikat gigi.
    • Berkumur dengan obat kumur atau larutan garam setelah menyikat gigi atau makan untuk membersihkan mulut dari bakteri dan plak.
    • Mengunyah permen karet tanpa gula setelah makan untuk merangsang produksi air liur yang dapat menetralisir asam pada mulut.
    • Menghindari merokok dan minum alkohol yang dapat merusak gigi dan gusi.
    • Membatasi konsumsi makanan dan minuman manis yang dapat menyebabkan karies gigi.
    • Memperbanyak konsumsi buah dan sayuran yang kaya serat, vitamin, dan mineral yang baik untuk kesehatan gigi dan mulut.
    • Minum air putih yang cukup untuk menjaga kelembapan mulut dan mencegah dehidrasi.
    • Memeriksakan gigi secara rutin ke dokter gigi setiap enam bulan sekali atau sesuai anjuran.

Yuk, Rayakan BKGN Bersama!

BKGN adalah program yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Indonesia. Dengan merayakan BKGN, kamu tidak hanya mendapatkan manfaat kesehatan gigi dan mulut, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan Senyum Indonesia yang kuat dan sehat.

Yuk, rayakan BKGN bersama dengan mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Pepsodent dan mitra-mitranya. Jangan lupa juga untuk menerapkan gaya hidup sehat yang mendukung kesehatan gigi dan mulutmu.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu yang ingin merayakan BKGN. Jika kamu punya pertanyaan, saran, atau komentar seputar BKGN atau kesehatan gigi dan mulut, silakan tulis di kolom komentar di bawah ini. Terima kasih telah membaca artikel ini sampai habis.

Main keyword: Bulan Kesehatan Gigi Nasional Derivative keywords: perawatan gigi gratis, webinar kesehatan gigi, lomba kreatif, gaya hidup sehat Relevant tags: Pepsodent, PDGI, AFDOKGI, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, ARSGMPI

Categorized in: