14 cara kreatif memanfaatkan sisa makanan

14 cara kreatif memanfaatkan sisa makanan

Limbah makanan adalah masalah serius. Faktanya, Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) memperkirakan bahwa 30-40% dari pasokan makanan di Amerika Serikat terbuang setiap tahun (1).

Membuang-buang makanan tidak hanya menghabiskan banyak sumber daya alam kita, tetapi juga meningkatkan emisi gas rumah kaca dan berkontribusi terhadap perubahan iklim.

Untungnya, Anda dapat mengambil beberapa langkah untuk mengurangi limbah makanan, termasuk merencanakan makanan Anda sebelumnya, hanya membeli apa yang Anda butuhkan, dan mempraktikkan penyimpanan makanan yang tepat.

Menggunakan limbah makanan daripada membuangnya adalah cara sederhana lain untuk mengurangi limbah, mengurangi dampak lingkungan, dan menghemat uang.

Berikut adalah 14 ide kreatif untuk membantu Anda menggunakan sisa makanan Anda.

Semangka adalah makanan musim panas yang populer, tetapi kulitnya sering dibuang demi daging buah yang manis.

Namun, Anda bisa menyimpan kulit semangka dan mencampurnya untuk camilan yang renyah dan memuaskan.

Seperti mengasinkan buah dan sayuran lainnya, Anda bisa merebus kulitnya dalam campuran cuka, air, gula, dan garam hingga empuk, lalu menyimpannya di lemari es hingga Anda siap menikmatinya.

Jika Anda merasa kreatif, Anda dapat menambahkan bumbu dan bumbu lain ke dalam campuran, seperti jahe, kayu manis, merica, atau cengkeh.

Daripada membeli suplemen kaldu tulang mahal atau campuran kering, Anda bisa membuat kaldu tulang sendiri di rumah dengan menyimpan sisa tulang dari daging.

Cukup tambahkan tulang panggang ke panci besar dan isi dengan air sampai tulang benar-benar terendam. Didihkan, tutup, dan biarkan masak selama 24-48 jam. Selanjutnya, saring kaldu menggunakan saringan mesh, pindahkan ke stoples, dan simpan di lemari es.

Kaldu tulang tidak hanya merupakan alternatif yang hangat dan menenangkan untuk kopi atau teh, tetapi juga merupakan tambahan yang bagus untuk sup, semur, isian, dan kaldu.

Jika Anda memiliki sepotong roti tua, tidak perlu membuangnya. Sebagai gantinya, gunakan untuk menyiapkan roti panggang buatan sendiri yang lezat.

👉 Trending :  Nyeri klitoris: penyebab, pengobatan, dan banyak lagi

Untuk memulai, potong roti menjadi kubus dan aduk dengan minyak zaitun dan rempah-rempah pilihan Anda, seperti bubuk bawang putih, rosemary, lada hitam, atau bubuk bawang.

Selanjutnya, susun kubus di atas loyang dan panggang selama 10-15 menit pada suhu 400 F (205 C), atau sampai renyah dan keemasan.

Roti panggang buatan sendiri menambah rasa ekstra dan kerenyahan pada salad, sup, dan hidangan tahan panas.

Sayuran berdaun hijau seperti kangkung dan kangkung memiliki batang berserat yang sulit dimakan.

Namun, alih-alih membuangnya, Anda bisa menyimpan batangnya, memotongnya kecil-kecil, dan menggorengnya dengan sedikit minyak zaitun dan bumbu favorit Anda.

Selain membantu mengurangi sisa makanan, batang sayuran berdaun hijau menjadi lauk lezat yang kaya nutrisi.

Banyak jenis sayuran dapat ditanam kembali dengan menempatkan batangnya di dalam air, yang dapat membantu Anda menghemat uang untuk belanjaan sekaligus mengurangi limbah.

Kubis, seledri, daun bawang, dan daun bawang sangat cocok digunakan, tetapi Anda juga bisa menanam berbagai jenis sayuran.

Cukup potong bagian bawah batang dan letakkan di wadah dangkal dengan air yang cukup untuk menutupi akar. Meskipun mungkin perlu beberapa waktu untuk mencapai pertumbuhan yang signifikan, Anda akan mulai melihat kemajuan dalam beberapa hari.

Kebanyakan orang mengabaikan sayuran hijau yang tumbuh dari sayuran akar seperti bit, wortel, dan lobak.

Sayuran ini tidak hanya dapat dimakan dan bergizi tetapi juga sangat serbaguna. Anda dapat menggantinya dengan sayuran lain dalam berbagai macam resep.

Cobalah membalik daun untuk lauk yang mudah, atau menambahkannya ke salad, sup, pesto, atau hummus.

Salah satu cara terbaik untuk menggunakan pemanis nabati adalah dengan membuat kaldu sayuran sendiri.

Ini mudah dilakukan. Cukup tambahkan potongan sayuran ke dalam panci besar, tutup dengan air, tambahkan bumbu dan rempah-rempah seperti bawang putih atau merica, didihkan, dan didihkan selama 20-30 menit. Selanjutnya, saring kaldu menggunakan saringan halus, pindahkan ke mangkuk, dan bekukan atau dinginkan.

👉 Trending :  Efek samping dan risiko kesehatan dari Rokok Elektrik

Anda dapat menggunakan kaldu sayuran buatan sendiri untuk memasak pasta atau sereal, atau menambahkannya ke sup dan semur untuk meningkatkan rasa ekstra.

Kopi bubuk adalah pupuk alami yang sangat baik untuk tanaman dan menambahkan bahan organik ke tanah untuk meningkatkan pertumbuhan. Mereka juga membantu menarik cacing tanah sambil meningkatkan retensi air dan drainase di kebun Anda.

Untuk menggunakan kopi bubuk sebagai pupuk, sebarkan langsung di sekitar tanaman Anda atau sekop ke bagian atas tanah beberapa inci. Pastikan untuk tidak menambahkan terlalu banyak, karena butiran dapat menggumpal dan mencegah air masuk ke tanah.

Lain kali Anda memiliki rempah segar yang tidak Anda butuhkan, bekukan untuk digunakan nanti daripada dibuang.

Mulailah dengan mencuci herba dengan baik, membuang batangnya, dan memotongnya. Selanjutnya, tambahkan ke dalam nampan es batu, tutup dengan air, dan bekukan selama beberapa jam. Setelah beku, keluarkan kubus dan simpan dalam kantong plastik di dalam freezer.

Saat Anda siap menggunakan bumbu, pindahkan kubus ke mangkuk kecil, tunggu sampai air larut, lalu tiriskan bumbu dan biarkan kering.

Daripada membuang kulit buah seperti apel atau jeruk, Anda bisa dengan mudah menyimpannya untuk membuat selai kulit buah yang enak.

Cukup masak kulitnya dalam air selama 25-30 menit, lalu tiriskan, dan didihkan cairan dengan api besar dengan gula dan jus lemon sebelum menuangkannya ke dalam stoples atau kaleng yang disterilkan.

Selai kulit buah membuat topping lezat untuk puding chia, mangkuk yogurt, dan makanan penutup sehat lainnya.

Kulit jeruk adalah tambahan yang sangat baik untuk penyegar udara rumah karena dapat menyerap bau yang tidak sedap.

Salah satu pilihan DIY adalah mengekstrak pulp dari buah-buahan seperti jeruk bali, limau, atau jeruk dan mengisi kulitnya dengan campuran garam laut, rempah-rempah, dan minyak esensial.

👉 Trending :  Cara Memilih Vitamin untuk Alergi Makanan Anda

Anda juga bisa merebus kulit jeruk dalam air dan rempah-rempah, seperti kayu manis atau cengkeh, untuk langsung menyegarkan dapur Anda.

Tallow adalah jenis lemak hewani yang sering digunakan dalam pengumpan burung untuk membantu burung tetap hangat selama musim dingin.

Meskipun Anda dapat membeli kue suet untuk memberi makan burung, Anda juga dapat membuatnya sendiri di rumah dengan mendaur ulang sisa bacon atau ham.

Cukup saring residu yang menetes dengan saringan mesh halus untuk menghilangkan kontaminan. Jika mau, Anda bisa menambahkan bahan-bahan seperti selai kacang, kacang tawar, atau buah kering untuk menarik kelompok burung yang lebih besar.

Resep sering kali membutuhkan pasta tomat dalam jumlah yang sangat sedikit, jadi biasanya hanya tersisa sedikit pasta tomat.

Daripada membuangnya, Anda bisa membekukan sisa pasta tomat untuk memperpanjang umur simpannya.

Untuk memulai, gunakan satu sendok teh untuk meletakkan pasta tomat di atas loyang yang dialasi roti dan bekukan sampai keras. Setelah beberapa jam, pindahkan sendok ke dalam kantong plastik dan bekukan hingga 3 bulan hingga Anda siap menggunakannya.

Pengomposan adalah cara yang bagus untuk menggunakan sisa makanan tanpa menimbulkan limbah.

Ini melibatkan pengumpulan bahan organik sisa dari dapur atau halaman Anda, seperti potongan buah dan sayuran, kulit telur, bubuk kopi, bunga, dan daun. Saat materi membusuk, itu menciptakan kompos padat nutrisi yang memperkaya tanah dan mendorong pertumbuhan tanaman.

Anda dapat membuat kompos di halaman belakang atau di dalam ruangan dengan komposter dapur. Banyak kota juga menawarkan program pengomposan lokal atau tempat sampah di mana Anda dapat membuang stek Anda.

Limbah makanan adalah masalah serius di seluruh dunia.

Untungnya, ada banyak cara untuk menggunakan sisa makanan untuk membantu mengurangi limbah makanan dan menjadi konsumen yang lebih sadar lingkungan.

Cobalah beberapa opsi di atas untuk menghemat waktu dan uang sekaligus mempraktikkan keberlanjutan.

x